Senin, 13 Oktober 2014

Perusahaan di Bidang IT

PT. NUANSA CERAH INFORMASI 

Visi :
Menjadi Perusahaan IT Terbaik, Bermanfaat dan Berskala Nasional

Misi :
1.  Menciptakan produk yang mudah digunakan, berkualitas dan mengikuti trend teknologi
2.  Memberikan pelayanan prima dengan menerapkan prosedur kerja standar dan dukungan sumber daya manusia yang handal, berkualitas dan kompeten
3.  Memberikan manfaat bagi semua pihak



Teknologi informasi telah berkembang demikian pesat. Komputerisasi diterapkan untuk meningkatkan daya saing bisnis suatu perusahaan.

Manajemen perusahaan menjadi semakin kompleks sebanding dengan meningkatnya volume operasi perusahaan. Proses-proses pengambilan keputusan manajemen menuntut ketersedian informasi dan pelaporan yang cepat dan akurat. Salah satu caranya adalah dengan membangun sistem informasi berbasis komputer secara benar yang merupakan solusi untuk kemudahan dan keakuratan pengambilan keputusan.

Dengan pengalaman lebih dari 19 tahun di dunia teknologi informasi,PT Nuansa Cerah Informasi telah berhasil menciptakan pola kemitraan dalam pengembangan sistem informasi untuk menggantikan pola konvesional penjual-pembeli yang selama ini menjadi sumber utama kegagalan pengembangan sistem informasi.

Dengan menggunakan pola kemitraan, kami mampu memberikan jaminan keberhasilan implementasi sistem informasi di berbagai perusahaan dan industri. Manfaat lainnya adalah jaminan proses pengembangan sistem informasi secara terus menerus.

Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan, sehingga kami  terus berinovasi untuk mengembangkan produk & layanan IT terbaik dan terdepan, sesuai dengan motto kami :

Your IT Partner


PRODUK : 

1. NCI BOOKMAN versi 3.10s

Didesain dan dikembangkan dengan berbagai fasilitas untuk memberikan kemudahan, kecepatan dan keakuratan proses  administrasi perpustakaan.Telah  dikembangkan  selama   10 Tahun  dan  digunakan  lebih  dari 100 perpustakaan.






Keunggulan NCI BOOKMAN  versi 3.10s                                                           
-Under Windows
-DataBase SQL
    1.Kapasitas DataBase unlimited sesuai dengan kapasitas hard disk
    2.Proses upload lebih cepat
    3.Auto backup dan restore
-Teknologi Barcode & RFID
-Web OPAC
-Fasilitas pencetakan lengkap
-Laporan & statistik
-Bahasa Indonesia
-Purna jual terjamin
-Jaminan produk terimplementasi dengan baik

Tersedia berbagai perangkat pendukung terintegrasi guna meningkatkan mutu layanan perpustakaan.


Juga tersedia:
NCI BOOKMAN Versi 3.10
NCI BOOKMAN Versi lite
NCI BOOKMAN Versi 2.40
NCI BOOKMAN Versi 2.30


2. Produk NCI MEDISMART

Didesain dan dikembangkan dengan berbagai fasilitas untuk memberikan kemudahan, kecepatan dan keakuratan proses Manajemen Rumah Sakit.


Keunggulan NCI MediSmart :
1.Modul, siap diimplementasikan secara bertahap, terpisah maupun terintegrasi, serta mempunyai fasilitas lengkap dan dapat
   menghasilkan laporan-laporan sesuai dengan kebutuhan rumah sakit.
2.Teknologi Barcode yang diterapkan di kartu pasien mempercepat pelayanan dan mempermudah pekerjaan operator.
3.Sistem kemitraan KSO (Kerjasama Operasional) membuat rumah sakit tidak perlu investasi, dengan jaminan keberhasilan
   dan maintenance terbaik.
4.Berbasis Windows (mudah dioperasikan).
5.User Friendly.
6.Berbahasa Indonesia.

Modul Medismart
1.Pendaftaran Rawat Jalan
2.Kasir Rawat Jalan
3.Pendaftaran Gawat Darurat
4.Kasir Rawat Darurat
5.Farmasi (Gudang Obat)
6.Apotek
7.Radiologi
8.Laboratorium
9.Pendaftaran Rawat Inap
10.Kasir Rawat Inap
11.Kamar Operasi (OK)
12.Rekam Medik
13.Resume Laporan Manajemen
14.Akuntansi Rumah Sakit
15.Inventory Rumah Sakit
16.Sistem Antrian (Smart Queing)


3. NCI CROSSMATCH

Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia ( UTD-PMI ) dituntut dikelola dengan ketelitian tinggi. NCI CrossMatch adalah sistem pengelolaan data dan informasi khusus untuk dipergunakan di UTD-PMI.


NCI CrossMatch didesain  untuk membantu mempermudah aktifitas pengelolaan data, meliputi data pendonor, pengolahan darah dan pendistribusiannya. Teknologi barcode yang diterapkan di kartu donor, sampel darah dan labu darah, memudahkan proses input data  secara cepat dan akurat.

Data base NCI CrossMatch didesain mampu menampung dan memproses data dalam jumlah besar secara cepat. History pendonor memungkinkan untuk mengetahui dengan mudah, berapa kali seseorang mendonor dalam kurun waktu tiga bulan, dan akan dilakukan pencekalan jika pendonor melebihi dari yang telah ditentukan. 

Fungsi penelusuran memudahkan mengetahui secara cepat data pendonor, pasien yang menggunakan darah, di rumah sakit mana pasien dirawat dan sebaliknya. Informasi stok darah dapat diperoleh secara up to date dengan mudah sehingga akan meningkatkan kualitas layanan ke masyarakat.

Software NCI CrossMatch dapat disertakan dalam kegiatan mobil unit, hanya dengan menggunakan notebook proses input data dapat dilakukan ditempat mobil unit berada. Yang kemudian data ditransfer ke komputer data base ketika kegiatan mobil unit selesai.

Sistem kemitraan ( kerjasama opreasional ) membuat UTD-PMI tidak perlu investasi, dengan jaminan keberhasilan dan maintenance terbaik

Modul yang terdapat di NCI CrossMatch diantaranya ;
    Pendaftaran
    Pengambilan Darah/AFTAP
    Pengolahan
    Pengujian / Serologi
    Penyimpanan
    Pelayanan /Distribusi / Billing
    Mobil Unit
    Pelaporan / Manajemen UTD







Perusahaan di Bidang IT

Visi :
Menjadi Perusahaan IT Terbaik, Bermanfaat dan Berskala Nasional

Misi :
1.  Menciptakan produk yang mudah digunakan, berkualitas dan mengikuti trend teknologi
2.  Memberikan pelayanan prima dengan menerapkan prosedur kerja standar dan dukungan sumber daya manusia yang handal, berkualitas dan kompeten
3.  Memberikan manfaat bagi semua pihak



Teknologi informasi telah berkembang demikian pesat. Komputerisasi diterapkan untuk meningkatkan daya saing bisnis suatu perusahaan.

Manajemen perusahaan menjadi semakin kompleks sebanding dengan meningkatnya volume operasi perusahaan. Proses-proses pengambilan keputusan manajemen menuntut ketersedian informasi dan pelaporan yang cepat dan akurat. Salah satu caranya adalah dengan membangun sistem informasi berbasis komputer secara benar yang merupakan solusi untuk kemudahan dan keakuratan pengambilan keputusan.

Dengan pengalaman lebih dari 19 tahun di dunia teknologi informasi,PT Nuansa Cerah Informasi telah berhasil menciptakan pola kemitraan dalam pengembangan sistem informasi untuk menggantikan pola konvesional penjual-pembeli yang selama ini menjadi sumber utama kegagalan pengembangan sistem informasi.

Dengan menggunakan pola kemitraan, kami mampu memberikan jaminan keberhasilan implementasi sistem informasi di berbagai perusahaan dan industri. Manfaat lainnya adalah jaminan proses pengembangan sistem informasi secara terus menerus.

Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan, sehingga kami  terus berinovasi untuk mengembangkan produk & layanan IT terbaik dan terdepan, sesuai dengan motto kami :

Your IT Partner


PRODUK : 

1. NCI BOOKMAN versi 3.10s

Didesain dan dikembangkan dengan berbagai fasilitas untuk memberikan kemudahan, kecepatan dan keakuratan proses  administrasi perpustakaan.Telah  dikembangkan  selama   10 Tahun  dan  digunakan  lebih  dari 100 perpustakaan.






Keunggulan NCI BOOKMAN  versi 3.10s                                                           
-Under Windows
-DataBase SQL
    1.Kapasitas DataBase unlimited sesuai dengan kapasitas hard disk
    2.Proses upload lebih cepat
    3.Auto backup dan restore
-Teknologi Barcode & RFID
-Web OPAC
-Fasilitas pencetakan lengkap
-Laporan & statistik
-Bahasa Indonesia
-Purna jual terjamin
-Jaminan produk terimplementasi dengan baik

Tersedia berbagai perangkat pendukung terintegrasi guna meningkatkan mutu layanan perpustakaan.


Juga tersedia:
NCI BOOKMAN Versi 3.10
NCI BOOKMAN Versi lite
NCI BOOKMAN Versi 2.40
NCI BOOKMAN Versi 2.30


2. Produk NCI MEDISMART

Didesain dan dikembangkan dengan berbagai fasilitas untuk memberikan kemudahan, kecepatan dan keakuratan proses Manajemen Rumah Sakit.


Keunggulan NCI MediSmart :
1.Modul, siap diimplementasikan secara bertahap, terpisah maupun terintegrasi, serta mempunyai fasilitas lengkap dan dapat
   menghasilkan laporan-laporan sesuai dengan kebutuhan rumah sakit.
2.Teknologi Barcode yang diterapkan di kartu pasien mempercepat pelayanan dan mempermudah pekerjaan operator.
3.Sistem kemitraan KSO (Kerjasama Operasional) membuat rumah sakit tidak perlu investasi, dengan jaminan keberhasilan
   dan maintenance terbaik.
4.Berbasis Windows (mudah dioperasikan).
5.User Friendly.
6.Berbahasa Indonesia.

Modul Medismart
1.Pendaftaran Rawat Jalan
2.Kasir Rawat Jalan
3.Pendaftaran Gawat Darurat
4.Kasir Rawat Darurat
5.Farmasi (Gudang Obat)
6.Apotek
7.Radiologi
8.Laboratorium
9.Pendaftaran Rawat Inap
10.Kasir Rawat Inap
11.Kamar Operasi (OK)
12.Rekam Medik
13.Resume Laporan Manajemen
14.Akuntansi Rumah Sakit
15.Inventory Rumah Sakit
16.Sistem Antrian (Smart Queing)


3. NCI CROSSMATCH

Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia ( UTD-PMI ) dituntut dikelola dengan ketelitian tinggi. NCI CrossMatch adalah sistem pengelolaan data dan informasi khusus untuk dipergunakan di UTD-PMI.


NCI CrossMatch didesain  untuk membantu mempermudah aktifitas pengelolaan data, meliputi data pendonor, pengolahan darah dan pendistribusiannya. Teknologi barcode yang diterapkan di kartu donor, sampel darah dan labu darah, memudahkan proses input data  secara cepat dan akurat.

Data base NCI CrossMatch didesain mampu menampung dan memproses data dalam jumlah besar secara cepat. History pendonor memungkinkan untuk mengetahui dengan mudah, berapa kali seseorang mendonor dalam kurun waktu tiga bulan, dan akan dilakukan pencekalan jika pendonor melebihi dari yang telah ditentukan. 

Fungsi penelusuran memudahkan mengetahui secara cepat data pendonor, pasien yang menggunakan darah, di rumah sakit mana pasien dirawat dan sebaliknya. Informasi stok darah dapat diperoleh secara up to date dengan mudah sehingga akan meningkatkan kualitas layanan ke masyarakat.

Software NCI CrossMatch dapat disertakan dalam kegiatan mobil unit, hanya dengan menggunakan notebook proses input data dapat dilakukan ditempat mobil unit berada. Yang kemudian data ditransfer ke komputer data base ketika kegiatan mobil unit selesai.

Sistem kemitraan ( kerjasama opreasional ) membuat UTD-PMI tidak perlu investasi, dengan jaminan keberhasilan dan maintenance terbaik

Modul yang terdapat di NCI CrossMatch diantaranya ;
    Pendaftaran
    Pengambilan Darah/AFTAP
    Pengolahan
    Pengujian / Serologi
    Penyimpanan
    Pelayanan /Distribusi / Billing
    Mobil Unit
    Pelaporan / Manajemen UTD








Jumat, 09 Mei 2014

Bagian-bagian dalam membuat sebuah project

1. project name:

Nama Project yang akan dibuat atau menamakan projek yang akan di buat oleh individu atau kelompok

2. project owner:
Pemilik proyek atau owner adalah seseorang atau instansi yang memiliki proyek atau pekerjaan dan memberikanya kepada pihak lain yang mampu melaksanakanya sesuai dengan perjanjian kontrak kerja.
3. project character:
Project character  adalah pedoman dan dasar bagi pelaksanaan proyek, mulai dari fase perencanaan sampai ke fase-fase berikutnya.
4. project manager:
Project manager adalah seorang yang diberikan tanggung jawab untuk memimpin tim proyek di dalam mengelola, merancang, mengeksekusi dan menutup proyek sesuai dengan tujuan dari proyek yang telah ditetapkan. Peran kunci dari project manager di dalam project management diantaranya adalah menentukan tujuan proyek yang ingin dicapai, membangun requirement proyek dan mengelola 3 batasan dari proyek yaitu scope, cost dan schedule ditambah batasan kualitas secara efektif.
5. bisnis analis:
orang yang menjalankan aktifitas analisa bisnis, tidak masalah apakah nama pekerjaan mereka atau peran dalam perusahaanya. Praktisi bisnis analis termasuk termasuk sistem bisnis analis, sistem analis, proses analis, manajer produk dan lainnya.
6. fungsional:
manajer yang memiliki tanggung jawab pada satu bagian fungsional perusahaan atau organisasi saja dan tidak ikut campur pekerjaan fungsional pada bagian lain. Contohnya adalah seperti manajer keuangan, manajer pemasaran, manajer akuntansi, manajer operasional, manajer hrd, dan banyak lagi contoh lainnya.
7. QA (Quality Assurance):
QA atau Quality Assurance (Penjamin Kualitas) adalah meyakinkan/menjamin secara kualitas dengan suatu sistematis kerja dan keterbukaan untuk keberhasilan suatu pekerjaan secara keseluruhan organisasi di setiap lini dengan melalui sistem control.
8. system development:
penyusunan suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada.
9. Analis:
orang yang menganalisis sistem dengan mempelajari masalah-masalah yang timbul dan menentukan kebutuhan-kebutuhan pemakai serta mengidentifikasikan pemecahan yang beralasan (lebih memahami aspek-aspek bisnis dan teknologi komputer).
10. Desainer:
Designer adalah seorang perancang atau orang yang mendesain sesuatu, namun desainer lebih lekat kaitannya dengan profesional yang bekerja dilingkup desain yang bekerja untuk merancang sesuatu yang menggabungkan atau bereksplorasi dalam hal estetika dan teknologi. Desainer menjadi kata depan untuk menspesifikasi bentuk pekerjaan apa yang secara profesional digarapnya, seperti desainer fashion, desainer komunikasi visual, desainer interior, desainer grafis, dan sebagainya.
11. Programmer:
orang yang menulis kode program untuk suatu aplikasi tertentu berdasarkan rancangan yang dibuat oleh system analis(lebih memahami teknologi komputer).
12. DBA (DataBase Administrator):
Orang yang bertanggung jawab untuk mendesain, implementasi, pemeliharaan dan perbaikan database. DBA sering disebut juga database koordinator database programmer, dan terkait erat dengan database analyst, database modeler, programmer analyst, dan systems manager.
13. UAT (User Acceptance testing):
Tes yang dilakukan untuk menentukan apakah persyaratan dari spesifikasi atau kontrak terpenuhi. Ini mungkin melibatkan tes kimia , uji fisik , atau tes kinerja .
14. Release Strategy:
proses persetujuan untuk permintaan pembelian atau dokumen pembelian eksternal. Strategi ini menentukan kode rilis yang diperlukan dan urutan di mana rilis harus dilakukan. Anda dapat menentukan maksimal delapan kode rilis. Penetapan strategi rilis ke permintaan atau dokumen pembelian didasarkan pada kondisi rilis.
15. Go live:
Go Live adalah sebuah istilah untuk dimulainya pemakaian system baru. Setelah sekian lama dihabiskan untuk menggali kebutuhan dan mentukan sasaran diterapkannya system baru, setelah masa-masa schedule yang ketat untuk design dan implementasi system baru, maka hal yang paling ditunggu-tunggu adalah hari H.
16. Dokumentasi:
Dokumentasi adalah mengumpulkan data dengan cara mengalir atau mengambil data-data dari catatan, dokumentasi, administrasi yang sesuai dengan masalah yang diteliti. Dalam hal ini dokumentasi diperoleh melalui dokumen-dokumen atau arsip-arsip dari lembaga yang di teliti.
17. checksheet QA:
Quality assurance atau yang sering disebut QA, adalah check sheet yang secara khusus dibuat untuk mendukung proses pekerjaan overhaul maupun pekerjaan remove – install.
Tujuan adanya QA sheet ini adalah sebagai guidance mekanik dalam melaksanakan overhaul dari proses receiving, disassembly, measurement, assembly sampai dengan delivery, untuk meminimalkan adanya Re-Do dalam pekerjaan overhaul. Selain itu QA sheet juga berfungsi sabagai dokumentasi dalam pelaksanaan aktifitas overhaul.
18. Project  schedule:
Project  Schedule  atau  jadwal  proyek  dibuat  oleh  project  manager  untuk  mengatur  manusia  didalam proyek  dan  menunjukkan  kepada  organisasi  bagaimana  pekerjaan  (proyek)  akan dilaksanakan.  Ini  adalah  alat  untuk  memantau  (bagi  project  manager)  apakah  proyek  dan  tim masih terkendali atau tidak.
Project schedule berbentuk kalender yang dihubungkan dengan pekerjaan yang harus dikerjakan dan daftar resource yang dibutuhkan.

Jumat, 07 Maret 2014

UML

Pengenalan UML
UML (Unified Modeling Language) merupakan pengganti dari metode analisis berorientasi objek dan design berorientasi objek(OOA&D) yang dimunculkan sekitar akhir tahun 80-an dan awal tahun 90-an.

UML merupakan gabungan dari metode Booch, Rumbaugh(OMT) dan Jacobson. Tetapi UML ini akan mencakup lebih luas daripada OOA&D. Pada pertengahan pengembangan UML dilakukan standarisasi proses dengan OMG(Object Management Group) dengan harapan UML  akan menjadi bahasa standar pemodelan pada masa yang akan datang.
UML disebut sebagai bahasa pemodelan bukan metode. Kebanyakan metode terdiri paling sedikit prinsip, bahasa pemodelan dan proses. Bahasa pemodelan (sebagian besar grafik) merupakan notasi dari metode yang digunakan untuk mendesain secara cepat.

Bahasa pemodelan merupakan bagian terpenting dari metode. Ini merupakan bagian kunci tertentu untuk komunikasi. Jika anda ingin berdiskusi tentang desain dengan seseorang, maka anda hanya membutuhkan bahasa pemodelan bukan proses yang digunakan untuk mendapatkan desain.
UML merupakan bahasa standar untuk penulisan blueprint software yang digunakan untuk visualisasi, spesifikasi, pembentukan dan pendokumentasian alat-alat dari sistem software.
Sejarah UML

UML dimulai secara resmi pada oktober 1994, ketika Rumbaugh bergabung dengan Booch pada Relational Software Coorporation. Proyek ini mengfokuskan pada penyatuan metode Booch dan OMT. Versi 0.8 merupakan Metode Penyatuan yang direlease pada bulan oktober 1995. Dalam waktu yang sama Jacobson bergabung dengan Ralational dan cakupan dari UML semakin luas sampai diluar perusahaan OOSE.
Dokumentasi UML versi 0.9 akhirnya direlease pada bulan Juni 1996. Meskipun pada tahun 1996 ini melihat dan menerima feedback dari komunitas Software Engineering. Dalam waktu tersebut menjadi lebih jelas bahwa beberapa organisasi software melihat kalau UML merupakan strategi dari bisnisnya. Kemudian dibangunlah UML Consortium dengan beberapa organisasi yang akan menyumbangkan sumber dayanya untuk bekerja mengembangkan dan melengkapi UML.
Pemeliharaan UML terus dipegang oleh OMG Revision Task Force(RTF) yang dipimpin oleh Cris Kobryn. RTP merilis editorial dari UML 1.2 pada Juni 1998. Dan pada tahun 1998 RTF juga merilis UML 3.1 dengan disertai dengan user guide dan memberikan technical cleanup.
Software – Software UML
Terdapat beberapa software untuk membuat sebuah UML disini akan disebutkan beberapa diantaranya adalah :
·         Visual Paradigm
·         Rasional Rose 
Penegrtian Rational Rose
 

Rational Rose merupakan salah satu software yang paling banyak digunakan untuk melakukan design software melalui pendekatan UML(Unified Modelling Language).

Rational Rose merupakan software yang menyediakan banyak fungsi - fungsi seperti : design proses, generate code, reverse engineering, serta banyak fungsi-fungsi yang lain. 

Rational Rose merupakan tool yang sangat mudah karena sudah menyediakan contoh-contoh design dari beberapa software. Sebelum menggunakannya, terlebih dahulu pahamilah tentang UML ( Unified Modelling Language ). Berikut tampilan awal dari Rational Rose
Diagram UML

  • UML sebagai Bahasa Pemodelan
  • UML sebagai bahasa untuk Menggambarkan Sistem(Visualizing)
  • UML sebagai bahasa untuk Menspesifikasikan Sistem (Specifying)
  • UML sebagai bahasa untuk Membangun Sistem(Constructing)
  • UML sebagai bahasa untuk Pendokumentasian Sistem (Documenting)

Area Penggunaan UML

UML digunakan paling efektif pada domain seperti :
-          Sistem Informasi Perusahaan
-          Sistem Perbankan dan Perekonomian
-          Bidang Telekomunikasi
-          Bidang Transportasi
-          Bidang Penerbangan
-          Bidang Perdagangan
-          Bidang Pelayanan Elekronik
-          Bidang Pengetahuan
-          Bidang Pelayanan Berbasis Web Terdistribusi
Namun UML tidak terbatas untuk pemodelan software. Pada faktanya UML banyak untuk memodelkan sistem nonsoftware seperti:
-          Aliran kerja pada sistem perundangan.
-          Struktur dan Kelakuakn dari sistem Kepedulian Kesehatan Pasien
-          Desain Hardware dll.
Tujuan Penggunaan UML
1.       memodelkan suatu sistem (bukan hanya perangkat lunak) yang menggunakan konsep berorientasi objek.
2.       menciptakan suatu bahasa pemodelan yang dapat digunakan baik oleh manusia maupun mesin.
Diagram dalam UML
1. Use Case Diagram
Menggambarkan sejumlah eksternal actor dan hubungannya ke Use Case yang diberikan oleh sistem. Use Case digambarkan hanya yang dilihat dari luar oleh actor (keadaan lingkungan sistem yang dilihat user) dan bagaimana fungsi yang ada didalam sistem.

2. Class Diagram

Menggambarkan struktur statis class dalam sistem. Class merepresentsikan sesuatu yang ditangani oleh sistem. Class dapat dihubungkan dengan lainnya melalui sejumlah cara : assasiated (terhubung satu dengan yang lain), dependent (satu class tergantung / menggunakan class yang lainnya), specialiized (satu class merupakan spesialisasi dari class lainnya), atau packaged (grup bersama sebagai suatu unit).

3. Sequence Diagram
Menggambarkan kolaborasi dinamis antar sejumlah object. Kegunaanya untuk menunjukkan rangkaian pesan yang dikirim antara objek juga  interaksi antara object.

4. Collaboration Diagram
Menggambarkan kolaborasi dinamis seperti sequence diagram. Dalam menjukkan pertukaran pesan, collaboration diagram menggambarkan object dan hubungannya (mengacu ke konteks). Jika penekanannya pada waktu atau urutan gunakkan sequence diagram, tetapi jika penekanannya pada konteks gunakan collaboration diagram.
5. State Chart Diagram

Menggambarkan semua state (kondisi) yang dimiliki oleh suatu object dari suatu class dan kejadian yang menyebabkan state berubah secara dinamis
6. Activity Diagram

Menggambarkan rangkaian aliran dari aktivitas, digunakkan untuk mendeskripsikan aktivitas yang dibentuk dalam suatu operasi sehingga dapat juga digunakan untuk aktivitas lainnya seperti use case atau interaksi.

7. Component Diagram
Menggambarkan struktur fisik kode dari komponen. Komponen dapat berupa source code, komponen biner, atau executable component. Sebuah komponen berisi tenatang logic class atau class yang diimplementasikan sehingga membuat pemetaan dari logical view ke component view.
8. Deployment Diagram
Menggambarkan arsitektur fisik dari perangkat keras dan perangkat lunak sistem, menunjukkan hubungan komputer dengan perangkat (nodes) satu sama lain dan jenis hubungannya. Di dalam nodes, executable, component dan object yang dialokasikan untuk memperlihatkan unit perangkat lunak yang dieksekusi oleh node tertentu dan ketergantungan komponen.